ASSESMENT DALAM RANGKA REAKREDITASI SNI ISO/IEC 17025:2017 LABORATORIUM PENGUJIAN BALAI POM DI MANOKWARI

21-02-2024 Manokwari Dilihat 174 kali

Manokwari - Telah dilakukan kegiatan assesment terhadap kesesuaian sistem manajemen mutu yang diterapkan Balai POM di Manokwari berdasarkan Standar SNI ISO 17025:2017 pada tanggal 19-20 Februari 2024. Assesment dilakukan oleh tim dari Komite Akreditasi Nasional (KAN). Bertindak sebagai asesor kepala, Dra. Tri Pratiwi yang sekaligus asesor aspek biologi yang mengaudit laboratorium mikrobiologi bersama empat anggota lainnya, yaitu Rina Yasmina Lubis sebagai asesor aspek Manajemen/QMS, Prof. Apt. Silvia Surini, S.Si.,M.Pharms SC., Ph.D sebagai asesor aspek kimia Obat dan Nappza, Dra. Dyah Kamulan M, Apt sebagai asesor aspek kimia Obat Tradisional dan Kosmetik, serta Supriyanto, S.T sebagai asesor aspek kimia Pangan. 

Kegiatan assesment  diawali dengan opening meeting yang dibuka secara daring oleh Kepala Balai POM di Manokwari, Agustince Werimon, S.Farm.,Apt dan dihadiri oleh seluruh pegawai BPOM di Manokwari. Tujuan dari penyelengggaraan audit ini adalah untuk memantau dan memastikan apakah Laboratorium Pengujian BPOM di Manokwari masih konsisten menerapkan sistem manajemen mutu dan berhak mendapatkan kembali sertifikat ISO 17025:2017 atau tidak. 

Dalam sambutannya, Agustince mengingatkan kepada seluruh staf bahwa nilai-nilai sistem manajemen mutu harus dilakukan secara konsisten dalam melakukan pekerjaan sehari-hari. Dengan demikian diharapkan bahwa produk layanan yang diterima masyarakat diperoleh dari hasil sistem manajemen yang selalu berorientasi pada masyarakat. 

Balai POM di Manokwari terus berupaya memperkuat kompetensi dan kualitas layanannya demi keamanan Obat dan Makanan serta menjamin kesehatan masyarakat. Hal ini menunjukkan komitmen BPOM di Manokwari dalam meningkatkan kualitas layanan laboratorium dan memastikan kepatuhan terhadap standar pengujian internasional. 

Saat closing meeting dibacakan hasil assesment dan Balai POM di Manokwari dinyatakan berhasil memperoleh rekomendasi untuk tetap mempertahankan status tersertifikasi dengan standar SNI ISO 17025:2017. Asesor juga mengapresiasi beberapa aspek positif yang telah dilakukan oleh Balai POM di Manokwari dalam menunjang peningkatan mutu pelayanan baik kepada pihak eksternal maupun internal.

Diharapkan dengan status sertifikasi Quality Management System SNI 17025:2017 membuat seluruh pegawai BPOM di Manokwari bertambah semangat dalam memberikan pelayanan yang lebih baik setiap saat kepada masyarakat Papua Barat khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya.

Sarana