Bahas Ketahanan dan Kecukupan Panas Terhadap Mikroba, Topik yang Dibagikan dalam Sharing Knowledge kepada Mahasiswa Magang FMIPA Unipa dan Personel Pengujian Balai POM di Manokwari

18-05-2024 Manokwari Dilihat 167 kali

Manokwari (06/05/2024) - Tim Pengujian BPOM Manokwari menyelenggarakan sharing knowledge dengan topik Ketahanan dan Kecukupan Panas Terhadap Mikroba di ruang staf Pengujian Mikrobiologi Balai PPOM di Manokwari. Latar Belakang dari diangkatnya topik ini adalah kebutuhan terkait pengetahuan tentang keamanan pangan yang dibutuhkan oleh produsen UMKM pangan olahan di wilayah kerja Balai POM di Manokwari.

Keamanan pangan merupakan upaya yang dilakukan dalam mencegah bahaya dari beberapa cemaran, diantaranya bahaya yang ditimbulkan karena cemaran biologis khususnya karena adanya kontaminasi dari mikroba ke dalam pangan. Oleh karena itu menjadi penting untuk disampaikan kepada pelaku UMKM sebagai upaya preventif dalam menjamin keamanan dan mutu produk pangan yang dihasilkan.

Topik ini diinisiasi oleh Ketua Tim Pengujian, Aan Sulistiawan, S. Farm., Apt., M.Sc., kemudian dilakukan diskusi bersama untuk mengembangkan critical thinking dari peserta diskusi yakni personil pengujian dan mahasiswa magang dari FMIPA UNIPA. Diskusi diawali dari ketahanan panas beberapa mikroba yang sering mencemari pangan dengan mempelajari nilai D dari masing-masing mikroba tersebut. Nilai D mikroba adalah waktu yang diperlukan untuk mengurangi populasi mikroba sebesar 90% atau 1 logaritma dari nilai/jumlah awalnya, dalam hal ini memanfaatkan suhu pemanasan dalam rangka mengeliminasi jumlah mikroba tersebut. Sebagai contoh misalnya mikroba Salmonella memiliki nilai D60 = 1-3 menit, maka dapat diartikan bahwa pada suhu pemanasan 60 oC, Salmonella yang awalnya 100.000 jumlah koloni dapat berkurang populasinya menjadi 10.000 jumlah koloni dalam waktu 1-3 menit pemanasan.

Pengetahuan tentang nilai D mikroba ini dapat dimanfaatkan oleh peserta diskusi serta masyarakat umum dalam rangka mendapatkan suhu dan waktu optimum untuk mereduksi jumlah mikroba yang mengkontaminasi pangan sehingga pangan aman untuk dikonsumsi.

Sharing knowledge yang dibagikan kepada tim pengujian dan mahasiswa magang terkait pemanfaatan suhu dalam rangka menjamin kualitas dan keamanan pangan ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat dalam memperluas wawasan terkait pengetahuan dan teknologi baru dan juga sebagai sumber informasi yang dapat dibagikan kepada masyarakat di wilayah kerja Balai POM di Manokwari.

Sarana