BPOM Manokwari Melaksanakan Pelatihan Keamanan Pangan Desa (KKPD) dan Intensifikasi GKPD di Kabupaten Teluk Wondama.

17-05-2024 Manokwari Dilihat 157 kali

Wasior (15/5/2024) - Balai POM di Manokwari melaksanakan kegiatan Pre-intensifikasi dan Pelatihan Kader Keamanan Pangan Desa (KKPD) di Kabupaten Teluk Wondama di aula Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga. Kegiatan diikuti oleh calon Kader Keamanan Pangan Desa yang berasal dari Kampung Wondiboy dan Kampung Wasior II yang merupakan perwakilan dari kelompok/komunitas keluarga, masyarakat dan sekolah.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Kabupaten Teluk Wondama, Perdi Thimang, ST. Dalam sambutannya Perdi menyampaikan sangat mendukung pelaksanaan Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD) yang dilaksanakan oleh BPOM di Manokwari. Kepada Kampung yang menjadi lokus intervensi diharapkan setelah pelaksanaan program ini seluruh tahapan dapat terealisasi dengan baik dan pada akhirnya dapat memberi hasil yang signifikan dalam memperbaiki perilaku dan persepsi masyarakat terkait keamanan pangan, baik saat mengolah, menyajikan maupun ketika mengkonsumsi pangan dan para kader mampu mengimplementasi ilmu yang telah didapatkan demi kemajuan Kabupaten Teluk Wondama serta berkontribusi aktif dalam program perecepatan penurunan stunting.

Materi terkait Stunting disampaikan oleh Kasie KIA/Gizi Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Teluk Wondama, Eyrine Rita Silambi, S.Tr. Keb. Selain itu beberapa materi terkait keamanan pangan disampaikan oleh tim narasumber dari kelompok substansi Informasi dan Komunikasi (Infokom) Balai POM di Manokwari.

Selain paparan materi juga dilakukan microteaching yaitu praktek pengujian menggunakan test kit uji cepat dengan parameter uji formalin, boraks, metanil yellow dan rhodamin B terhadap sampel yang telah disampling oleh beberapa kader di Kampung Wondiboy dan Kampung Wasior II. Setelah melakukan praktek uji sampel ini diharapkan para kader dapat melakukan uji cepat secara mandiri dalam mendeteksi kemungkinan adanya bahan berbahaya yang ditambahkan pada pangan olahan.


Gerakan Keamanan Pangan Desa merupakan Program Prioritas Nasional yang berkelanjutan, oleh karena itu sangat perlu bagi desa yang sudah dintervensi oleh BPOM untuk mereplikasi program ini sehingga semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya menerapkan serta menjaga keamanan pangan di kampungnya masing-masing dan budaya hidup sehat dapat menjadi kebiasaan masyarakat di desa.

Sarana