BPOM Manokwari melakukan KIE Cerdas Memilih Kosmetik dan Cegah Penyalahgunaan Obat di Tempat Karaoke

03-06-2024 Manokwari Dilihat 110 kali

Manokwari- Kelompok Substansi Informasi dan Komunikasi (Infokom) Balai POM di Manokwari melakukan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) terkait Cerdas Memilih Kosmetik Aman dan Cegah Penyalahgunaan Obat di dua tempat karaoke di Manokwati pada Jum'at 31 Mei 2024.

KIE diikuti oleh pegawai yang bekerja di tempat hiburan karaoke. Narasumber dari Tim Infokom BPOM Manokwari mengedukasi peserta KIE agar berhati-hati dalam memilih produk kosmetik, jangan membeli produk Tanpa Izin Edar (TIE) atau ilegal karena tidak ada jaminan mutu dan keamanan produk serta dapat berdampak buruk bagi pengguna. Melalui edukasi ini peserta diharapkan lebih teliti dalam membeli/menggunakan produk Kosmetik dengan selalu melakukan Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa (CEK KLIK).

Tak lupa pula disampaikan mengenai klaim dan cara penggunaan kosmetik. Kosmetik hanya digunakan pada bagian luar tubuh dan perlu diingat bahwa Kosmetik bukan obat dan tidak untuk mengobati. Peserta KIE juga diberikan edukasi agar tidak mudah tergoda iklan yang menjanjikan hasil instan. Dalam memilih produk secara online, masyarakat perlu pilih e-commerce terpercaya dengan reputasi baik dan produk yang diperjualbelikan memiliki izin edar dari BPOM. Untuk mengenal Izin edar/notifikasi produk kosmetik, tim BPOM di Manokwari mengajak masyarakat mengunduh dan memanfaatkan aplikasi BPOM MOBILE.

Dalam kesempatan yang sama juga disampaikan edukasi mengenai bahaya misoprostol. Misoprostol merupakan obat keras yang diindikasikan untuk pengobatan tukak lambung. Masyarakat diharapkan bijak dalam menggunakan obat karena obat memiliki efek samping bagi tubuh. Adapun efek samping penggunaan misoprostol untuk tukak lambung antara lain mual, muntah, diare, demam dan mengigil. Bahaya penggunaan misoprostol bagi wanita hamil yaitu dapat menyebabkan robekan rahim, pendarahan vagina yang parah, dan syok hingga kematian pada ibu dan janin.

Secara rutin melakukan cyber patrol guna mengawasi penjualan obat keras, obat palsu dan obat ilegal secara online melalui situs website, market place dan media sosial. BPOM terus melakukan pengawasan terhadap penyerahan dan penyimpanan misoprostol di sarana pelayanan kefarmasian agar sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Sarana