EVALUASI PROGRAM INTERVENSI KEAMANAN PANGAN JAJANAN ANAK SEKOLAH (PJAS), BPOM MANOKWARI LAKSANAKAN PENGAWALAN SEKOLAH DI KABUPATEN RAJA AMPAT

01-06-2024 Manokwari Dilihat 144 kali

Raja Ampat (28/05/2024) - Balai POM di Manokwari melaksanakan Pengawalan Program Pangan Jajanan yang dikonsumsi Anak usia Sekolah (PJAS) Aman terhadap sekolah yang telah diintervensi Tahun 2022 di Kabupaten Raja Ampat. Pengawalan ini bertujuan untuk memastikan bahwa implementasi program PJAS Aman masih berjalan di setiap sekolah yang telah diintervensi. Adapun sekolah yang dikawal di Kabupaten Raja Ampat terdiri dari 1 Sekolah Dasar, 2 Sekolah Menengah Pertama dan 1 Sekolah Menengah Atas/Kejuruan. Kegiatan dibuka oleh Kepala Balai POM di Manokwari, Agustince Werimon, S.Farm., Apt.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Sekolah beserta perwakilan kader Keamanan Pangan Sekolah (KPS) dari tiap setiap sekolah yang dikawal.

Bentuk pengawalan yang dilakukan adalah evaluasi terhadap pelaksanaan aksi keamanan pangan yang dilakukan selama satu tahun terakhir. Perwakilan kader KPS juga diharapkan tetap menjalin kerjasama serta komunikasi yang baik dengan BPOM Manokwari sehingga para kader dapat terus mengupdate informasi maupun pengetahuan terkait keamanan pangan.

Diakhir kegiatan, Agustince menyampaikan bahwa BPOM Manokwari telah tersertifikasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) dalam rangka memberikan pemahaman kepada peserta bahwa BPOM di Manokwari dalam melaksanakan tugas pengawasan dan edukasi masyarakat, berkomitmen untuk selalu menjaga integritas (Anti Penyuapan). Lebih lanjut, Agustince juga meyampaikan terkait konsumsi Antibiotik secara benar untuk mencegah resistensi Antimikroba. Masyarakat dihimbau untuk menggunakan antibotik dengan benar, antara lain dengan memperoleh antibotik di sarana pelayanan kesehatan (apotek, puskesmas, klinik, atau rumah sakit) dan mengkonsumsi antibotik secara tepat sesuai dengan resep dokter. Jika penggunaan antibiotik tidak benar akan berdampak pada terjadinya resistensi antimikroba. Selain itu Agustince juga melakukan edukasi terkait Pencegahan Stunting.

Diharapkan dengan adanya pengawalan ini komitmen dan kerjasama dalam rangka menjaga keamanan pangan sekolah di Kabupaten Raja Ampat terlaksana secara berkelanjutan untuk memastikan keamanan pangan yang dikonsumsi generasi penerus bangsa.

Sarana