INTENSIFIKASI PENGAWASAN KOSMETIK DI KABUPATEN MANOKWARI

28-02-2024 Manokwari Dilihat 150 kali

Manokwari - Dalam upaya memutus mata rantai supply dan demand kosmetik ilegal, kosmetik yang diduga mengandung bahan dilarang dan bahan berbahaya yang beredar khususnya di Provinsi Papua Barat, Balai POM di Manokwari melakukan instensifikasi pengawasan kosmetik bersama lintas sektor terkait yaitu Polda Papua Barat, Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Manokwari pada tanggal 20-21 Februari 2024.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh kelompok substansi Pemeriksaan dengan melibatkan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) baik dari internal BPOM Manokwari maupun dari Polda Papua Barat. Intensifikasi ini menyasar beberapa sarana distribusi kosmetik di Manokwari antara lain klinik kecantikan, agen, reseller, distributor kosmetik, toko kosmetik, salon, ataupun kios.

Setelah dilakukan pengawasan terhadap 20 sarana diperoleh hasil 9 sarana Memenuhi Ketentuan (MK) dan 11 sarana Tidak Memenuhi Ketentuan (TMK). Terhadap sarana yang MK diberikan Pembinaan Teknis di sarana sedangkan sarana TMK diberikan Surat Tindak Lanjut dan juga Pembinaan Teknis di sarana. Adapun tindak lanjut yang diberikan terhadap 11 sarana TMK yaitu 8 sarana melakukan pemusnahan produk yang dilakukan oleh pemilik barang dan disaksikan oleh petugas, 2 sarana dilakukan pengamanan produk di kantor BPOM sambil menunggu konfirmasi terhadap legalitas produk dan 1 sarana melakukan pengembalian (return) produk ke pemasok. Total nilai temuan secara ekonomi sebesar Rp 103.620.780,00 (seratus tiga juta enam ratus dua puluh ribu tujuh ratus delapan puluh rupiah) dengan kategori temuan berupa kosmetik Tanpa Izin Edar (TIE), kosmetik tidak memenuhi ketentuan label dan kosmetik kedaluwarsa melalui kegiatan intensifikasi pengawasan kosmetik ini BPOM mengharapkan agar semua pelaku usaha distribusi kosmetik dapat mematuhi peraturan sesuai regulasi di Bidang Obat dan Makanan serta melakukan distribusi kosmetik dengan menerapkan CEK KLIK (Cek Kemasan, Cek Label, Cek Izin Edar dan Cek Kedaluwarsa). Selain itu masyarakat juga diharapkan menjadi konsumen yang cerdas dengan melakukan hal yang sama sebelum membeli atau menggunakan suatu produk.

Sarana