MENGEDUKASI MASYARAKAT DI PELOSOK, BPOM MANOKWARI LAKUKAN KIE KELILING KE DUA KAMPUNG DI KABUPATEN TELUK WONDAMA

20-05-2024 Manokwari Dilihat 153 kali

Teluk Wondama - Kelompok Substansi Informasi dan Komunikasi (INFOKOM) Balai Pengawas Obat dan Makanan di Manokwari melakukan kegiatan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) keliling langsung ke dua kampung di pelosok Kabupaten Teluk Wondama. Lokus Kegiatan KIE pertama terletak di dermaga Soughwepu Kaprus yang ditempuh menggunakan kapal cepat selama kurang lebih 3 jam dari pelabuhan Manokwari pada tanggal 13 Mei 2024. KIE ini dilakukan dengan mengedukasi langsung masyarakat Kampung Kaprus yang berjualan di dermaga Soughwepu. Lokus kedua terletak di Kampung Rado yang ditempuh menggunakan mobil dari Wasior. KIE dilaksanakan di Balai Kampung Rado pada tanggal 17 Mei 2024.

Selain mengedukasi masyarakat terkait keamanan Obat dan Makanan, tim infokom BPOM Manokwari juga membagikan paket edukasi berupa kaos bertuliskan Kata BPOM dan aplikasi BPOM Mobile, handuk, stiker, pulpen, dan kipas yang bertuliskan Cek KLIK, serta beberapa brosur terkait Obat dan Makanan. Informasi yang disampaikan meliputi pengenalan tentang tugas dan fungsi Badan POM, materi singkat terkait Keamanan Pangan, Penerapan Cek KLIK dan pengenalan Bahan Berbahaya serta aplikasi BPOM Mobile.

Peredaran Produk Obat dan Makanan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, oleh karena itu melalui pelaksanaan KIE secara langsung yang berkesinambungan hingga ke pelosok yang tidak terjangkau oleh internet dengan kondisi masyarakat yang tidak terbiasa menggunakan gadget dan mengakses informasi secara digital/online menjadi salah satu upaya meningkatkan wawasan dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya mengenali obat dan makanan aman sehingga bisa menjadi konsumen yang cerdas dengan selalu melakukan CEKKLIK (Cek Kemasan, Label, Izin edar, dan Kedaluwarsa) sebelum membeli atau mengkonsumsi suatu produk.

Selain itu diharapkan melalui KIE keliling seperti ini, yang menjangkau masyarakat sampai ke pelosok dan pedalaman Papua Barat dapat mendukung terciptanya obat dan makanan aman demi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Sarana