SOSIALISASI PENGUATAN PENGAWASAN DALAM RANGKA MENDUKUNG WILAYAH BEBAS DARI KORUPSI

15-03-2024 Manokwari Dilihat 155 kali

Manokwari (8/3/2024) - Tim Reformasi Birokrasi Pokja Penguatan Pengawasan BPOM di Manokwari melaksanakan sosialisasi kepada seluruh pegawai terkait Penguatan Pengawasan di aula BPOM Manokwari sebagai wujud komitmen BPOM Manokwari yang merupakan salah satu unit kerja Badan POM yang telah memperoleh predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari Kementerian PAN dan RB pada akhir tahun 2021. Hal ini juga sebagai wujud nyata dalam membangun budaya Anti Suap sesuai dengan predikat Sertifikat ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan yang telah diperoleh pada awal Januari 2024. Kepala Balai POM di Manokwari, Agustince Werimon, S.Farm.,Apt. turut hadir dalam sosialisasi serta memberikan sambutan saat membuka acara.

Narasumber menyampaikan materi terkait Gratifikasi, Benturan Kepentingan dan Whistle Blowing System (WBS) dengan mengacu pada peraturan yang berlaku pada lingkungan BPOM, antara lain Peraturan Badan POM No. 9 Tahun 2021 tentang Pelaporan Gratifikasi di Lingkungan Badan Pengawas Obat dan Makanan, Perka BPOM RI No. HK.03.1.23.12.11.10050 tahun 2011 tentang Tata Cara Pengelolaan dan Tindak Lanjut Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing) di Lingkungan BPOM, serta Peraturan BPOM Nomor 27 tahun 2023 tentang Penanganan Benturan Kepentingan di Lingkungan Badan POM.

Selama sosialisasi pegawai aktif bertanya dan berdiskusi. Hal tersebut menunjukkan bahwa pegawai BPOM di Manokwari peduli terhadap isu terkait penguatan pengawasan. Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh pegawai senantiasa menjaga profesionalitas serta integritas dalam bekerja dan memberikan pelayanan publik kepada masyarakat Papua Barat.

Sarana