Sosialisasi Penyelenggaraan Perizinan bagi Apoteker Pasca Terbitnya UU Kesehatan Nomor 17 Tahun 2023 dan Cara Pengelolaan Sediaan Farmasi Sesuai Peraturan Perundang-undangan

20-02-2024 Manokwari Dilihat 243 kali

Manokwari (17/2/2024) – Balai POM di Manokwari menjadi salah satu  narasumber pada kegiatan “Sosialisasi Penyelenggaraan Perizinan bagi Apoteker Pasca Terbitnya UU Kesehatan Nomor 17 Tahun 2023 dan Cara Pengelolaan Sediaan Farmasi Sesuai Peraturan Perundang-undangan” yang diadakan Pengurus Cabang Ikatan Apoteker Indonesia (PC IAI) Manokwari, bertempat di Hotel Solideo Manokwari diikuti oleh peserta dari Profesi Apoteker yang ada di Kabupaten Manokwari. 

Kegiatan dibuka oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, Marthen L. Rantetampang, SKM, M.Si. Kepala BPOM di Manokwari yang diwakili Kepala Sub. Bagian Tata Usaha turut hadir memberikan sambutan saat pembukaan. "Melalui sosialisasi ini kami berharap Apoteker di Kabupaten Manokwari senantiasa berkomitmen menjaga kualitas dan bertanggung jawab dengan mengedepankan profesionalisme dan etika profesi serta berupaya untuk meningkatkan kompetensi secara terus menerus serta melakukan pekerjaan kefarmasian dengan mematuhi peraturan dan sesuai dengan standar yang ditetapkan" kata Mahendra Ayu dalam sambutannya.

Dalam kegiatan tersebut hadir tiga orang narasumber, yaitu Pengawas Farmasi & Makanan Ahli Muda BPOM Manokwari, Nurul Octavia A, S.Farm.,Apt yang menyampaikan materi terkait Pengelolaan Sediaan Farmasi di Sarana Kefarmasian. Materi selanjutnya disampaikan oleh Kepala Bidang DPMPTSP Kabupaten Manokwari, Ahmad Ramija S.P. Lessy, S.STP terkait Perizinan SIPA menggunakan Aplikasi SICANTIK. Dilanjutkan materi terkait Standar Pelayanan Kefarmasian pada Fasilitas Pelayanan Kefarmasian yang disampaikan oleh Kepala Seksi Kefarmasian Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, Bastiana Marlina Wakum, S.Farm., Apt. 

Pada sesi tanya jawab dan diskusi, peserta nampak sangat antusias mengajukan pertanyaan kepada ketiga narasumber. Perwakilan Pengurus Cabang IAI Manokwari juga mengungkapkan harapannya agar antar Instansi Pemerintah dapat lebih meningkatkan sinergi dan kolaborasi terkait pendampingan serta pengawasan sarana kefarmasian.

Sarana