Balai POM di Manokwari Lakukan Intensifikasi Pengawasan Takjil di Bulan Ramadhan

13-05-2019 Manokwari Dilihat 1390 kali

Memasuki bulan Ramadhan, takjil atau kudapan untuk berbuka puasa mulai marak bermunculan dan menuai antusiasme masyarakat untuk berburu pangan buka puasa. Untuk melindungi masyarakat dari makanan dan minuman yang mengandung bahan berbahaya, Balai Pengawas Obat dan Makanan di Manokwari melakukan pemeriksaan terhadap jajanan berbuka puasa atau takjil pada beberapa titik di Kota Manokwari, Papua Barat. Kali ini pengawasan dilaksanakan pada hari Rabu (08/05/19) di area sekitar Pasar Sanggeng.

Aksi intensifikasi pengawasan pangan di bulan Ramadhan ini dilakukan menggunakan mobil laboratorium keliling untuk uji sampel di lokasi, yang bertujuan untuk memastikan bahwa takjil yang dijajakan oleh pedagang tidak mengandung bahan-bahan berbahaya yang dilarang untuk pangan seperti Boraks, Formalin, Rhodamin B, dan Methanil Yellow.

Balai POM di Manokwari melakukan pemeriksaaan terhadap 160 sampel pangan yang terdiri dari 121 sampel kudapan/jajanan, 21 sampel minuman, dan 19 sampel lauk siap santap yang diperoleh dari total 22 pedagang. Berdasarkan uji menggunakan test kit yang dilakukan, tidak ditemukan adanya zat berbahaya pada sampel takjil yang diuji sehingga aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat.

Kegiatan pengawasan rutin ini  diharapkan dapat mencegah dan mengurangi peredaran produk-produk jajanan takjil yang tidak memenuhi syarat dan beresiko terhadap kesehatan. Balai POM di Manokwari juga tetap menghimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam memilih makanan dan minuman jajanan untuk berbuka puasa agar terhindar dari bahan kimia berbahaya.

Sarana