Profil

Unit Pelaksana Teknis Badan POM (UPT Badan POM) merupakan satuan kerja bersifat mandiri yang melaksanakan tugas teknis operasional tertentu dan/atau tugas teknis penunjang tertentu di bidang pengawasan Obat dan Makanan. Regulasi mengenai UPT Badan POM yang telah mengalami beberapa kali perubahan, yang bermula dari Keputusan Kepala Badan POM nomor 05018 / KBPOM / 2001 tahun 2001, Peraturan Kepala Badan POM nomor 14 tahun 2014, Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 12 tahun 2018 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis di Lingkungan Badan Pengawas Obat dan Makanan, berikutnya Peraturan Badan POM No. 23 Tahun 2021 yang mengubah Peraturan Nomor 22 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis di Lingkungan Badan Pengawas Obat dan Makanan, dan yang terakhir Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 24 Tahun 2022 Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 22 Tahun 2020 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis di Lingkungan Badan Pengawas Obat dan Makanan.

Unit Pelaksana Teknis Badan POM berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Badan, yang secara teknis dibina oleh Deputi sesuai bidang tugasnya dan secara administratif dibina oleh Sekretaris Utama. Dalam Peraturan ini ditetapkan bahwa klasifikasi Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPOM terdiri atas : Balai Besar POM, Balai POM, dan Loka POM. Badan POM memiliki 1 (satu) Unit Pelaksana Teknis Pengawas Obat dan Makanan di Provinsi Papua Barat yaitu Balai Pengawas Obat dan Makanan di Manokwari.

Visi

Obat dan Makanan aman, bermutu, dan berdaya saing untuk mewujudkan Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian berlandaskan Gotong-Royong.

Misi

1. Membangun SDM unggul terkait Obat dan Makanan dengan mengembangkan kemitraan bersama seluruh komponen bangsa, dalam rangka peningkatan kualitas manusia Indonesia.
2. Memfasilitasi percepatan pengembangan dunia usaha Obat dan Makanan dengan keberpihakan terhadap UMKM, dalam rangka membangun struktur ekonomi yang produktif, dan berdaya saing untuk kemandirian bangsa.
3. Meningkatkan efektivitas pengawasan Obat dan Makanan , serta penindakan kejahatan Obat dan Makanan melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam rangka Negara Kesatuan guna perlindungan bagi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga.
4. Pengelolaan pemerintahan yang bersih, efektif, dan terpercaya untuk memberikan pelayanan publik yang prima di bidang Obat dan Makanan.

    Budaya Organisasi

    Budaya organisasi merupakan nilai-nilai luhur yang harus diyakini, dihayati dan
    diamalkan oleh seluruh anggota organisasi dalam melaksanakan tugas. Nilai-nilai luhur yang
    hidup dan tumbuh kembang dalam organisasi menjadi semangat bagi seluruh anggota
    organisasi dalam berkarsa dan bekerja. Budaya organisasi Badan POM dikembangkan
    dengan nilai-nilai luhur sebagai berikut:

    1. Profesional
    Menegakkan profesionalisme dengan integritas, objektivitas, ketekunan dan komitmen
    yang tinggi.

    2. Integritas
    Konsistensi dan keteguhan yang tak tergoyahkan dalam menjunjung tinggi nilai-nilai
    luhur dan keyakinan.

    3. Kredibilitas
    Dapat dipercaya dan diakui oleh masyarakat luas, nasional dan internasional.

    4. Kerjasama Tim
    Mengutamakan keterbukaan, saling percaya dan komunikasi yang baik.

    5. Inovatif
    Mampu melakukan pembaruan dan inovasi-inovasi sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan teknologi terkini.

    6. Responsif/Cepat Tanggap
    Antisipatif dan responsif dalam mengatasi masalah

    TUGAS UNIT PELAKSANA TEKNIS BALAI POM MANOKWARI

    Melaksanakan tugas teknis operasional di bidang pengawasan Obat dan Makanan pada wilayah kerja masing-masing sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

     

    FUNGSI PELAKSANA TEKNIS BALAI POM MANOKWARI

    1. Penyusunan rencana, program, dan anggaran di bidang pengawasan Obat dan Makanan;
    2. Pelaksanaan pemeriksaan fasilitas produksi Obat dan Makanan;
    3. Pelaksanaan pemeriksaan fasilitas distribusi Obat dan Makanan dan fasilitas pelayanan kefarmasian;
    4. Pelaksanaan sertifikasi produk dan fasilitas produksi dan distribusi Obat dan Makanan;
    5. Pelaksanaan sampling Obat dan Makanan;
    6. Pelaksanaan pemantauan label dan iklan Obat dan Makanan.
    7. Pelaksanaan pengujian rutin Obat dan Makanan;
    8. Pelaksanaan pengujian Obat dan Makanan dalam rangka investigasi dan penyidikan;
    9. Pelaksanaan cegah tangkal, intelijen dan penyidikan terhadap pelanggaran ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang pengawasan Obat dan Makanan;
    10. Pelaksanaan pemantauan peredaran Obat dan Makanan melalui siber; 
    11. Pengelolaan komunikasi, informasi, edukasi, dan pengaduan masyarakat di bidang pengawasan Obat dan Makanan;
    12. Pelaksanaan kerja sama di bidang pengawasan Obat dan Makanan;
    13. Pelaksanaan pemantauan, evaluasi, dan pelaporan di bidang pengawasan Obat dan Makanan;
    14. Pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga;

    Profil Organisasi

    Budaya organisasi merupakan nilai-nilai luhur yang harus diyakini, dihayati dan
    diamalkan oleh seluruh anggota organisasi dalam melaksanakan tugas. Nilai-nilai luhur yang
    hidup dan tumbuh kembang dalam organisasi menjadi semangat bagi seluruh anggota
    organisasi dalam berkarsa dan bekerja. Budaya organisasi Badan POM dikembangkan
    dengan nilai-nilai luhur sebagai berikut:

    1. Profesional
    Menegakkan profesionalisme dengan integritas, objektivitas, ketekunan dan komitmen
    yang tinggi.

    2. Integritas
    Konsistensi dan keteguhan yang tak tergoyahkan dalam menjunjung tinggi nilai-nilai
    luhur dan keyakinan.

    3. Kredibilitas
    Dapat dipercaya dan diakui oleh masyarakat luas, nasional dan internasional.

    4. Kerjasama Tim
    Mengutamakan keterbukaan, saling percaya dan komunikasi yang baik.

    5. Inovatif
    Mampu melakukan pembaruan dan inovasi-inovasi sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan teknologi terkini.

    6. Responsif/Cepat Tanggap
    Antisipatif dan responsif dalam mengatasi masalah

    Struktur Organisasi

    Profil Agustince Werimon, S.Farm., Apt

    Resmi menjabat sebagai Kepala Balai POM di Manokwari pada 22 Mei 2023, Selama perjalanan karirnya beliau pernah menjabat sebagai Kepala Loka POM di Merauke sejak tahun 2018 sampai 2023

    Sejarah karir:

    CPNS 01 Maret Tahun 2000

    PNS 01 Juni Tahun 2001

    Fungsional Umum 2001 s.d 2007

    PFM 2007 s.d 2018

    PPNS 14 Agustus Tahun 2019

    Kepala Loka POM di Merauke 2018 s.d 2023

    Sejarah Pendidikan : 

    Kepala Balai POM di Manokwari s.d Sekarang

    SD Negeri Inpres Kampung Tiba - Tiba Tahun 1993

    Sekolah Menengah Umum Tingkat Pertama Negeri 1 Abepura Tahun 1996

    Sekolah Menengah Analis Kesehatan Jayapura Tahun 1999

    D-III Program Studi / Jurusan Farmasi Universitas Sains dan Teknologi Jayapura Tahun 2007

    S-1 Program Studi / Jurusan Farmasi Universitas Sumatera Utara Tahun 2014

    Profesi - Apoteker Program Studi / JurusanUniversitas Sumatera Utara Tahun 2015

     

    Penghargaan :

    Penghargaan Individu Pegawai Teladan BPOM 28 Februari 2017 Pemberi Penghargaan Kepala Badan POM

    Penghargaan Individu SATYALANCANA KARYA SATYA XX TAHUN 28 Juli 2021 Pemberi Penghargaan Presiden RI

    Penghargaan Individu SATYA LENCANA KARYA SATYA X TAHUN 02 Desember 2016 Pemberi Penghargaan Presiden RI

    Penghargaan Individu Prestasi Istimewa Peringat V 24 Juni 2022 Pemberi Penghargaan Kepala Unit / Pimpinan Lembaga Diklat

    Website e-lhkpn klik link disini
    Sarana