Manokwari – Balai POM Manokwari laksanakan Focus Group Discussion (FGD) penggalangan dalam rangka cegah tangkal kejahatan obat dan makanan serta meningkatkan upaya penindakan terhadap kejahatan obat dan makanan yang beredar di wilayah Provinsi Papua Barat dan sekitarnya pada Kamis, 23 Januari 2025 di Aula BPOM Manokwari.
Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Balai POM di Manokwari Agustince Werimon dan dilanjutkan dengan pemaparan pelaksanaan cegah tangkal di wilayah provinsi Papua Barat termasuk didalamnya sosialisasi regulasi terbaru di bidang obat dan makanan serta sharing session terkait upaya penindakan maupun pencegahan kejahatan obat dan makanan yg dilakukan BPOM Manokwari, khususnya kejahatan terkait produk kosmetik yang disampaikan oleh Ketua Tim Penindakan Jandri Duvico Sihaloho.
Selain itu, pada FGD penggalangan ini juga diberikan kesempatan kepada peserta untuk berdiskusi tentang upaya-upaya pencegahan dan penindakan terhadap kejahatan yang dapat dilakukan di wilayah kerja masing-masing dan dibahas pula terkait strategi yang dapat dilakukan bersama serta saran rekomendasi perbaikan dalam cegah tangkal kejahatan obat dan makanan di Papua Barat.
Lintas sektor yang turut hadir dalam FGF penggalangan ini adalah pentaheliks yang merupakan mitra pengawasan obat dan makanan di wilayah Papua Barat yakni Aparat Penegak Hukum, OPD terkait ditingkat provinsi dan kabupaten/kota, akademisi, BUMN, organisasi masyarakat, organisasi profesi, kelompok masyarakat adat, paguyuban, dan media.
Dengan terlaksanannya focus group discussion penggalangan dalam konteks cegah Tangkal diharapkan dapat memberikan masukan dan rekomendasi yang bermanfaat serta dapat ditindaklanjuti sebagai upaya melindungi masyarakat terhadap peredaran Obat dan Makanan yang tidak memenuhi persyaratan keamanan, manfaat/khasiat, dan mutu.