Diseminasi Balai POM di Manokwari

17-05-2019 Manokwari Dilihat 1561 kali

DISEMINASI BALAI POM DI MANOKWARI

Manokwari. Pada Hari Jumat 10 mei 2019 di AULA Balai POM dilaksanakan kegiatan diseminasi. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilakukan setiap bulan. Bagi pegawai yang telah mendapatkan pelatihan, bimbingan teknis dan workshop sudah menjadi kewajibannya untuk berbagi pengetahuan terkait materi yang telah didapat. Hal ini untuk menjamin meratanya pengetahuan di antara pegawai sehingga seluruh pegawai dapat mengetahui informasi terkini terkait lingkungan kerjanya, dan juga sebagai pelatihan internal pegawai demi terwujudnya ASN yang berkualitas dan memiliki pengetahuan yang berkembang.

Materi pertama dibawakan oleh Aan Sulistiawan, S. Farm., Apt bersama dengan Engelberth Theresia Simanungkalit, S.Farm., Apt dengan judul Bimbingan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), dikatakan bahwa implementasi akuntabilitas kinerja di lingkungan BPOM Manokwari ini sudah sangat baik, dapat dilihat  dari predikat saat ini adalah “BB”, dan untuk dapat meningkat menjadi A (Memuaskan) diperlukan lompatan-lompatan yang signifikan.

Materi kedua dibawakan oleh Sila Fiqhi, S. Farm., Apt tentang Lead Auditor ISO 9001 : 2015 memuat tentang karakteristik auditor personal dan pengetahuan umum dan kemampuan manajemen yang baik, etis, beretika yang baik , serta diplomatis dalam menyampaikan temuan.

Materi ketiga disampaikan oleh Mahendra Ayu Wardhani,S. Farm., Apt beserta dengan Heri Yanti,S.Si.  yang membawakan tentang materi Peraturan Menteri Keuangan Nomor 17/PMK.09/2019 tentang Pedoman Penerapan, Penilaian, dan Reviu Pengendalian Intern Atas Pelaporan Keuangan Pemerintah Pusat. Tujuan Penerapan PIPK adalah untuk memberikan keyakinan memadai bahwa Pelaporan Keuangan disusun dengan pengendalian intern yang memadai.

Materi terakhir adalah Pelatihan Assesor PMRB dan Auditor Intenal ISO 9001:2015, Riyanto, S.Farm.,Apt.M.Sc  dan Lany Wulandari Asis, S.Farm., Apt. Dijelaskan bahwa ISO memilik arti sama yang memiliki makna bahwa setiap macam kegiatan yang dilakukan harus memiliki prosedur yang sama atau tetap dengan memberikan output berkualitas sama juga. Implementasi ISO 9001:2015 harus dilakukan secara konsisten dan menggunakan prinsip Risk Based Thinking untuk mencapai perbaikan sistem yang berkelanjutan. Para petugas Front Liner seperti Satpam, Resepsionis maupun Cleaning Service juga mengikuti diseminasi ini agar nantinya dapat memahami dan mengaktualisasikan nilai – nilai dalam ISO

Sarana