Komitmen dan Pertahankan Sistem Manajemen, BPOM Manokwari Laksanakan Entry Meeting Audit Internal Sistem Manajemen Terintegrasi.

20-06-2024 Manokwari Dilihat 332 kali

Manokwari – Kepala Balai POM di Manokwari, Agustince Werimon, S.Farm., Apt. membuka acara Audit Internal Sistem Manajemen Terintegrasi yang dilaksanakan pada tanggal 10 hingga 12 Juni 2024. Audit internal ini meliputi penerapan Sistem Manajemen Mutu SNI ISO 9001:2015, Sistem Manajemen Labortarium SNI ISO/IEC 17025 : 2017 dan Sistem Manajemen Anti Penyuapan SNI ISO 37001:2016 pada Balai POM di Manokwari.

Acara pembukaan dilakukan di aula BPOM Manokwari dengan dihadiri oleh seluruh pegawai dan tim Auditor Internal dari BPOM di Kendari dan BPOM di Manokwari. “Semoga dengan kegiatan audit kali ini, kita bisa bersama–sama melakukan continous improvement pada BPOM di Manokwari sehingga pada akhirnya dapat memberikan jaminan pelayanan publik kepada masyarakat di Provinsi Papua Barat pada khususnya” ucap Agustince dalam sambutannya.

Tim Auditor Internal kali ini terdiri dari 6 orang, yaitu 4 orang dari BPOM di Kendari yang dipimpin oleh Asmin Alwin, S.Si., Apt. selaku Lead Auditor bersama anggota tim Puspita Sari, S.Si., Syahriani Zain, S.Si., Apt., dan Suharni, S.Si., Apt., sedangkan 2 anggota tim auditor lainnya dari BPOM di Manokwari yaitu Kumala Ayu Kurniawati, S.Farm., Apt. dan Lany Wulandari Asis, S.Farm., Apt. Saat pembukaan, Lead Auditor menyampaikan agenda audit internal selama 3 hari di BPOM Manokwari dimana sesuai dengan Keputusan Kepala Badan Pengawas Obat Dan Makanan Nomor 133 Tahun 2024 tentang penerapan Sistem Manajemen Terintegrasi (Integrated Management System) Badan Pengawas Obat Dan Makanan, maka lingkup audit internal pada BPOM di Manokwari adalah meliputi penerapan Sistem Manajemen Mutu SNI ISO 9001:2015, Sistem Manajemen Laboratorium SNI ISO/IEC 17025 : 2017 dan Sistem Manajemen Anti Penyuapan SNI ISO 37001:2016.

Diharapkan melalui audit ini BPOM di Manokwari dapat terus berkomitmen dalam mempertahankan Sistem Manajemen terbaik demi meningkatkan kualitas pelayanan publik dan bersiap untuk mengintegrasikan 3 sistem manajemen SNI ISO yang telah diperoleh.

Sarana