Berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017, Badan POM diinstruksikan untuk menjamin keamanan dan mutu pangan olahan yang beredar di masyarakat serta memperkuat dan memperluas pengawasan dan intervensi keamanan Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS). Melalui hal tersebut maka Badan POM telah menginisiasi 3 (tiga) Program Prioritas Nasional Keamanan Pangan yaitu Pangan Jajanan yang dikonsumsi Anak usia Sekolah (PJAS), Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD) dan Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas (PPABK).
Pada tahun 2023 BPOM di Manokwari akan menyelenggarakan serangkaian kegiatan ketiga Program Prioritas Nasional tersebut di Kota Sorong dan di Kabupaten Fakfak. Pada hari Jum’at (27/01/2023), BPOM Manokwari melakukan audiensi dengan Pj. Walikota Sorong George Yarangga, A.Pi. MM terkait penetapan lokus 3 kelurahan, 4 sekolah dan 1 pasar di Kota Sorong yang akan diintervensi selama tahun 2023
Kegiatan audiensi perencanaan Program Prioritas Nasional Keamanan Pangan tersebut juga dihadiri oleh Asisten II Kota Sorong, Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong, Kabag Perekonomian Sekretaris Daerah Kota Sorong dan Kabid Perdagangan Kota Sorong. Melalui pertemuan yang telah dilakukan tersebut, Pj. Walikota Sorong menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan ketiga Program Prioritas Nasional tersebut dan apresiasi atas terpilihnya Kota Sorong sebagai Lokus Intervensi Keamanan Pangan.
Disamping melakukan audiensi dengan Pj. Walikota Sorong, BPOM Manokwari juga berkoordinasi dan menyampaikan surat terkait Program Prioritas Nasional kepada instansi terkait. Koordinasi dilakukan dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Dinas Pendapatan Daerah, Kepala Distrik Sorong Manoi, Kepala Distrik Sorong Timur, Kepala Kelurahan Malaingkedi, dan Kepala Kelurahan Kladufu. Bpom Manokwari juga melakukan survey ke Pasar Rufei yang menjadi lokus intervensi untuk kegiatan PPABK.