Menelusuri Sejarah Peradaban Papua di Pulau Mansinam, dimulai ketika Pada tanggal 5 Februari 1855, dua orang misionaris asal Jerman yang bernama Carl Wilhelm Ottouw dan Johann Gottlob Geissler menginjakkan kaki di wilayah Papua untuk pertama kalinya. Mereka sampai di Pulau Mansinam setelah sebelumnya melakukan pelayaran panjang dan singgah di Batavia, Makasar, serta Ternate. Berbicara mengenai sejarah peradaban Papua maka tidak akan terlepas dari peran para misionaris di masa lalu yang datang ke Papua untuk mengabarkan kabar baik dalam Injil. Oleh sebab itu, setiap tahunnya di tanggal 5 februari, diperingati dengan meriah sebagai HUT Pekabaran Injil di Tanah Papua. Diperkirakan jumlah kunjungan wisatawan rohani yang datang dan berpartisipasi langsung adalah sekitar 20.000 orang menggunakan akses kapal nelayan, yang disebut taksi laut, untuk sampai ke pulau yang berjarak sekitar 6 kilometer dari pusat kota Manokwari ini.
Dalam kesempatan yang sama dalam suasana semarak HUT BPOM RI KE- 19 Tahun Perkuatan Kelembagaan dan SDM BPOM Menuju Masyarakat Sehat dan Berdaya Saing, Balai POM Manokwari turut memeriahkan kegiatan tersebut dengan menyelenggarakan kegiatan Komunikasi Informasi dan Edukasi Kekinian dengan : Menyelenggarakan Laboratorium Keliling On The Spot, Pemeriksaan Jamuan Makan VVIP (Food Security), Penyebaran Informasi Melalui Brosur, Flyer, Stiker dan Aneka Souvenir Menarik, Menyediakan Minuman Gratis Bagi Wisatawan Rohani Melalui Program CSR BPOM Peduli dan Membuat Spot Foto yang Kekinian “Photo Booth Instagramable” kegiatan ini disambut baik oleh kelompok wisatawan rohani delegasi gereja di Tanah Papua serta Ketua Panitia HUT PI KE-165 tahun di Tanah Papua Sekda Provinsi Papua Barat Nataniel Mandacan, yang mengucapkan terimakasih atas partisipasi dan keterlibatan Balai POM Manokwari terhitung sejak Balai POM Manokwari Hadir di Papua Barat sejak Tahun 2011. Semoga dengan adanya Inovasi komunikasi, informasi dan edukasi dengan strategi pendekatan berbasis keagamaan dan budaya masyarakat setempat, cukup efektif dalam penyerbarluasan informasi menuju masyarakat sehat dan berdaya saing.