Pastikan Keberlanjutan Program GKPD, BPOM Manokwari Lakukan Monitoring dan Evaluasi di Kabupaten Teluk Wondama

16-10-2024 Manokwari Dilihat 365 kali


Wasior (15/8/2024) - Balai POM di Manokwari melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD) untuk Kampung Wasior II dan Kampung Wondiboy Kabupaten Teluk Wondama dalam upaya mewujudkan keamanan pangan pada lingkungan desa. Hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Eliap Parairawai dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Teluk Wondama dr. Habel I Pandelaki. Kegiatan ini dilangsungkan di aula SMA Negeri 1 Wondama dengan peserta sebanyak 36 orang.

Kegiatan dihadiri oleh seluruh kader keamanan pangan desa dari kedua kampung tersebut. Adapun kader ini berasal dari kelompok ibu rumah tangga/PKK, remaja, sekolah yang didalamnya termasuk guru, siswa dan pengelola kantin sekolah, ritel, pelaku usaha siap saji, rumah makan dan industri rumah tangga pangan.

Monev GKPD yang dilakukan ini bertujuan agar masyarakat desa memiliki pengetahuan dan pemahaman mengenai penerapan prinsip-prinsip keamanan pangan dan meningkatkan kepedulian terhadap keamanan pangan. Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Eliap Parairawai didampingi oleh ketua tim kelompok substansi informasi dan komunikasi (Infokom) Balai POM di Manokwari Budi Triyanto. Eliap Parairawai dalam sambutannya menyampaikan bahwa keamanan pangan yang ada di kedua desa merupakan tanggung jawab bersama demi mencegah stunting dan mencetak generasi yang sehat serta tumbuh kembang dengan baik.

Metode kegiatan ini dilakukan dengan mendengarkan pemaparan materi terkait hasil dari fasilitasi yang dilakukan oleh Kader Keamanan Pangan Desa serta pemaparan terkait rencana aksi keamanan pangan desa yang telah disusun oleh masing-masing kampung. Adapun rencana aksi yang disusun selama satu tahun kedepan. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan desa yang sudah diintervensi dapat memaparkan rencana program keamanan pangan mandiri yang akan dilaksanakan pada tahun berikutnya. Program keamanan pangan dapat dimasukkan ke dalam APBDesa atau diintegrasikan dengan program rutin di desa/ kelurahan (seperti posyandu, pemberian makanan tambahan, dll) atau program lainnya (seperti program penurunan stunting), sehingga implementasi keamanan pangan tetap terlaksana.

Pada kesempatan ini juga dilakukan pemberian paket edukasi keamanan pangan kepada kedua kampung. Paket edukasi yang diberikan berupa roll banner, brosur, leaflet, celemek, capit makanan, tempat sabun, serta poster. Dengan adanya pemberian paket edukasi ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh para kader keamanan pangan dalam melakukan aksi keamanan pangan baik itu sosialisasi ataupun pendampingan kepada masyarakat di kampung masing-masing ataupun lebih luas lagi.

Sarana