Pelatihan Peningkatan Standar Kompetensi Laboratorium (SKL) BPOM di Manokwari Tanggal 27-28 September 2022

30-09-2022 Manokwari Dilihat 371 kali

Dalam rangka peningkatan Standar Kompetensi Laboratorium (SKL), Balai POM di Manokwari telah melaksanakan pelatihan secara daring dengan materi “Penggunaan Instrumen GC Detektor FID pada Produk Obat dan Makanan” oleh Prof.Dr.rer.nat.M. Yuwono, MS., Apt. dan “Pengujian Antigen Antibody dan Efektifitas Pengawet Pada Produk Obat dan Makanan” oleh Prof. apt. Marlia Singgih Wibowo, Ph.D Pelatihan diikuti oleh sekitar 110 peserta yang berasal dari perwakilan setiap UPT Badan POM seluruh Indonesia yang dilaksanakan pada tanggal 27-28 September 2022. Pelatihan dihari pertama diawali dengan sambutan oleh Kepala Balai POM di Manokwari Bapak Musthofa Anwari, S.Si. Apt. Kemudian dilanjutkan dengan pembukaan acara pelatihan oleh Bapak Mohammad Kashuri, S.Si., Apt. M.Farm selaku Kepala Pusat Pengembangan Pengujian Obat dan Makanan Nasional (P3OMN). Acara lalu dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Prof.Dr.rer.nat.M. Yuwono, MS., Apt. yang dimulai dengan pelaksanaan pre-test. Pada pelatihan ini dijelaskan mengenai teori dasar  Gas Chromatography (GC), klasifikasi GC berdasarkan detektor (FID, ECD, TCD, FPD, GC-MS), komponen instrument GC-FID beserta fungsinya dan tahapan-tahapan penting dalam penggunaan instrument GC-FID untuk analisis obat dan makanan. Pelatihan di hari pertama lalu ditutup dengan pelaksanaan post-test.

Pelatihan di hari kedua terbagi atas dua sesi yang diawali dengan pelaksanaan pre-test kemudian dilanjutkan pemaparan mengenai “Pengujian Antigen Antibody” oleh Prof. apt. Marlia Singgih Wibowo, Ph.D. Pada sesi ini dijelaskan mengenai pengertian analisis imunokimia (analisis berdasarkan reaksi spesifik antigen antibody), bahan-bahan yang dapat dianalisis dengan metode imunokimia, metode analisis imunokimia berdasarkan label (EIA, ELISA, RIA, IFA, LIA), serta alat dan instrument yang digunakan dalam metode analisis imunokimia. Selanjutnya, pada sesi kedua Prof. apt. Marlia Singgih Wibowo, Ph.D. memberikan pemaparan mengenai “Efektivitas Pengawet Pada Produk Obat dan Makanan”  meliputi  definisi pengawet antimikroba, prosedur uji efektivitas pengawet antimikroba, interpretasi hasil uji pengawet antimikroba, serta verifikasi dan validasi uji efektivitas pengawet antimikroba. Sesi ini selanjutnya diakhiri dengan post-test.

Selama pemaparan materi peserta secara aktif melakukan diskusi tanya jawab dengan narasumber sehingga terjadi interaksi yang baik antara kedua belah pihak. Acara pelatihan ditutup secara resmi oleh bapak Musthofa Anwari, S.Si., Apt. selaku Kepala Balai POM di Manokwari. Pelaksanaan pelatihan ini dapat meningkatkan kompetensi penguji serta SRL Balai POM di Manokwari. Melalui pengujian yang mumpuni akan mendukung tugas Balai POM di Manokwari dalam melindungi masyarakat Indonesia, khususnya Papua Barat dari obat dan makanan berbahaya.

Sarana