Kebangkitan Nasional adalah Masa di mana Bangkitnya Rasa dan Semangat Persatuan, Kesatuan, dan Nasionalisme serta kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia, yang sebelumnya tidak pernah muncul selama penjajahan Belanda dan Jepang. Pada hari ini 20 Mei 2016 bertepatan dengan Harkitnas ke-108, seluruh pegawai Balai POM di Manokwari melaksanakan upacara peringatan Harkitnas. Tema Harkitnas ke-108 ini adalah “Mengukir Makna Kebangkitan Nasional dengan Mewujudkan Indonesia yang Bekerja Nyata, Mandiri, dan Berkarakter”. Tema ini mengandung pemaknaan Kebangkitan Nasional yang lebih difokuskan pada perwujudan kerja nyata dan pembangunan manusia yang berkarakter. Bangsa ini harus kembali pada semangat ke Bhineka Tunggal Ika, semangat Pancasila dan rasa senasib dan sebangsa, kembali pada kepribadian nasionalnya sendiri. Suatu Negara jika ingin kuat dan langgeng harus ditata berdasarkan hukumnya sendiri dan berdiri di atas kepribadian nasionalnya sendiri.
Upacara Peringatan Harkitnas oleh Balai POM di Manokwari dipimpin oleh Lukas Dosonugroho, S.Si., Apt. bertempat di halaman kantor Balai POM di Manokwari yang dihadiri oleh seluruh jajaran staf pegawai Balai POM di Manokwari. Beliau berpesan dalam amanatnya bahwa “Balai POM di Manokwari terdiri dari orang-orang muda yang memiliki mental dan semangat muda untuk selalu ingin bekerja nyata dan menciptakan sesuatu yang baru (inovatif) keluar dari sistem yang lama. Kiranya semangat muda tersebut tetap dipertahankan dan dijaga terus dengan memperhatikan rambu dan norma yang ada. Beliau juga yakin nantinya akan lahir pimpinan yang hebat dari orang-orang muda yang ada di Balai POM di Manokwari ini.”
Moment memperingati Hari Kebangkitan Nasional adalah moment yang digunakan Balai POM di Manokwari agar selalu menunjukkan semangat kerja nyata menjaga dan melindungi masyarakat Indonesia terkhusus Papua Barat dari produk-produk yang berbahaya terkhusus di Era Persaingan Masyarakat Ekonomi Asean Tahun 2016
Inovasi Badan POM melayani anda.
Balai POM di Manokwari