Sharing Knowledge Hasil Riset dan Publikasi Bersama tim Pengujian Balai POM di Manokwari

28-03-2024 Manokwari Dilihat 227 kali

Manokwari (26/03/2024) - Tim Pengujian BPOM Manokwari melaksanakan agenda rutin mingguan dalam rangka evaluasi kinerja yang dilakukan secara berkala dalam setiap minggu serta sharing knowledge sebagai implementasi upaya peningkatan kompetensi dan perluasan wawasan personil pengujian berkaitan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terbarukan. Sharing knowledge disampaikan oleh Aan Sulistiawan, S. Farm., Apt., M.Sc. yang merupakan alumnus Magister Ilmu Teknologi Pangan Universitas Gadjah Mada dengan memaparkan hasil riset dan publikasinya yang berjudul “A New FTIR Method Combined With Multivariate Data Analysis for Determining Aflatoxins in Peanuts (Arachis hypogaea)”. 

Dalam paparan yang disampaikan, Kacang merupakan salah satu sumber protein nabati dengan diversifikasi pemanfaatannya yang luas pada rantai konsumsi pangan di Indonesia, mulai dari rumah tangga hingga skala industri. Indonesia dengan iklim tropis dan kelembaban yang tinggi disertai dengan penanganan pasca panen yang kurang tepat serta pengolahan produk yang kurang baik dapat menyebabkan peningkatan risiko ketidakamanan pada pangan.  Dengan adanya faktor-faktor tersebut dapat memicu pertumbuhan jamur yang memproduksi aflatoksin. Kontaminasi aflatoksin dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang berbahaya antara lain: sebagai pemicu kanker (karsinogenik), dapat menyebabkan kelainan pada janin jika dikonsumsi oleh ibu hamil (teratogenik), menyebabkan kerusakan pada hati (acute liver damage) serta masih banyak efek merugikan lainnya. Oleh sebab itu, pada rantai pasok (supply chain) memerlukan analisis yang cepat dalam mengidentifikasi adanya kontaminasi aflatoksin pada kacang tanah. 

Dalam penelitian ini telah berhasil menghasilkan metode analisis baru yang akurat dan cepat untuk mengevaluasi kontaminasi aflatoksin pada kacang tanah serta dapat direkomendasikan sebagai tools kepada instansi yang berwenang untuk monitoring/mengawasi keamanan pangan kacang tanah di pasaran. Antusias dan semangat personil pengujian diwujudkan dalam keaktifan dalam sesi tanya jawab serta hasil yang memuaskan pada saat akhir sesi yang ditutup dengan kuis terkait hasil paparan tersebut.

Dengan adanya sharing knowledge ini diharapkan personil pengujian dapat  menjadi pribadi yang agile dan adaptif dalam menghadapi era digitalisasi saat ini sebagai bentuk kesiapan dalam menghadapi tuntutan di bidang sains yang selalu upgrade.

Sarana