Tindakan nyata oleh Balai POM di Manokwari sesuai dengan Visi Badan POM RI yakni obat dan makanan aman meningkatkan kesehatan masyarakat dan daya saing bangsa serta Misi Badan POM RI yakni salah satunya adalah mendorong kemandirian pelaku usaha dalam memberikan jaminan keamanan obat dan makanan serta memperkuat kemitraan dengan pemangku kepentingan, maka daripada itu Badan POM RI dengan UPT di daerah provinsi/kota yakni Balai POM di Manokwari melakukan “Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Penerapan Cara Distribusi Obat yang Baik” dengan mengundang para pelaku usaha yakni pemilik dan/atau Apoteker Penanggung Jawab Pedagang Besar Farmasi (PBF) yang ada di wilayah Papua Barat. Sosialisasi dan Bimbingan Teknis ini dibuka oleh Kepala Balai POM di Manokwari yakni Drs. Bosar M. Pardede, Apt., M.Si. dengan Narasumber langsung dari Badan POM RI yakni Drs. Arustiyono, Apt., MPH. selaku Direktur Pengawasan Distribusi PT dan PKRT; Dra. Eka Purnamasari, Apt. MKM. selaku Kasubdit Insert Distribusi PT dan PKRT; Murti Komala Dewi, S.Si., Apt., MKM. selaku Kasie Sertifikasi Sarana Distribusi PT dan PKRT; dengan Moderator yakni Lukas Doso Nugroho, S.Si., Apt. selaku Kasie Pemdik-Serlik Balai POM di Manokwari; Fatriani, S.Si., Apt.; dan Ardianto Nugroho, S.Si., Apt; dengan dipandu oleh pembawa acara (MC) yakni Adi Rahmadi, S.Si., Apt., berserta para staf dan jajaran Pemdik-Serlik Balai POM di Manokwari selaku panitia penyelenggara kegiatan.
Interaktif, Komunikatif dan Edukatif adalah tepat dalam penggambaran Sosialisasi dan Bimbingan Teknis ini dengan dilihat dari begitu antusias dan banyaknya para peserta yang bertanya dan memberi pendapat/saran dalam Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) dan Upaya Peningkatan Penerapannya oleh Pedagang Besar Farmasi yang ada di Provinsi Papua Barat ini.
Adalah Bapak Abdul Majid, S.Si., Apt. mewakili PBF Maiwa dari Kabupaten Manokwari bertanya tentang keinginan beliau untuk Badan POM RI tidak henti-hentinya melakukan Sosialisasi dan Bimbingan seperti ini supaya pelaku usaha dapat memberi pelayanan terbaik untuk masyarakat dan Ibu Dewi Angriyani, S.Farm., Apt. mewakili PBF PT. Kimia Farma Trading & Dist. Sorong yang menanyakan delapan pertanyaan sekaligus dalam satu kesempatan berbicara yang sangat antusias dalam kegiatan ini. Dalam kegiatan ini juga, para peserta dilatih dan diajarkan langsung oleh narasumber dalam membuat CAPA (Corrective Action Preventive Action) yang kedepannya hal tersebut diperlukan untuk pembuatan Sertifikat CDOB bagi pelaku usaha dalam bidang obat dan makanan demi terwujudnya suatu kebersihan tempat, ketertiban penyusunan barang, pengecekan suhu ruangan, dan pencatatan pemberkasan laporan serta dokumen yang baik dan benar. Kemudian di akhir kegiatan ditutup oleh Kepala Balai POM di Manokwari selaku tuan rumah kegiatan dan Direktur Pengawasan Distribusi PT dan PKRT selaku perwakilan pusat Badan POM RI dengan harapan kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis seperti ini banyak memberi manfaat bagi para peserta dalam pendistribusian obat yang baik serta kedepanya harapan dari para peserta kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan oleh Badan POM RI melalui setiap BB/BPOM di Indonesia.
Baca Label Sebelum Membeli. Satu Tindakan Untuk Masa Depan.
Inovasi Badan POM Melayani Anda
Balai POM di Manokwari