Sampling merupakan salah satu tugas fungsi Balai POM dalam pengawasan Post-Market terhadap obat dan makanan beredar. Balai POM di Manokwari tahun sebelumnya telah melakukan sampling sebanyak 550 item obat dan makanan yang beredar di Provinsi Papua Barat.
Perencanaan sampling merupakan salah satu poin penting yang dilakukan bersama-sama antar seksi di Balai POM Manokwari. Langsung di pimpin oleh Drs. Bosar M. Pardede, Apt., M.Si selaku kepala Balai rapat perencanaan sampling menentukan kebijakan-kebijakan yang diambil dalam langkah-langkah pengambilan sampling di tahun ini tentunya berpedoman juga dengan pedoman prioritas sampling.
Seksi Pemdikserlik selaku koordinator mengemukakan hambatan dan saran saat perjalanan sampling di tahun sebelumnya sehingga dapat dijadikan modal dalam menentukan prioritas sampling berikutnya. Disamping itu bidang pengujian yang terdiri dari Laboratorium Teranokoko, Pangan, Bahan Berbahaya, dan Mikrobiologi juga menyampaikan kendala yang selama ini dihadapi dalam pengujian sampel mulai dari hambatan reagensia sampai dengan kemampuan uji.
Media teknologi informasi yang saat ini digunakan dalam entry data sampling yaitu SIPT masih mengalami kendala yang perlu diperbaiki guna menciptakan teknologi yang tepat guna. Selain memudahkan petugas sampling, penggunaan SIPT diharapkan juga dapat dilakukan pada daerah-daerah terpencil dengan akses terbatas.
Tahun 2016 Balai POM di Manokwari memilki target sampling sebanyak 800 item yang terdiri dari Produk Terapetik, Obat Tradisional, Kosmetika, Suplemen Kesehatan, Pangan, dan Kemasan Pangan. Jumlah ini meningkat sekitar 45% dari tahun sebelumnya yang diharapkan dapat tercapai pada tahun ini.
Inovasi Badan POM Melayani Anda