Jakarta – Kepala Balai POM di Manokwari Agustince Werimon bersama Tim Efektif Inovasi Simple 5.0 melaksanakan Benchmarking ke Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Badan POM pada Rabu (25/9/2024). Agustince serta Tim Efektif Inovasi yang diwakili oleh ketua tim dan koordinator masing-masing subtim diterima oleh Kepala Pusdatin Abdurrochman Indra Jaya Sukma di ruang pertemuan Pusdatin.
Benchmarking ini dalam rangka mewujudkan sasaran strategis organisasi antara lain: Terwujudnya Tata Kelola Pemerintahan di lingkup Balai POM di Manokwari yang Optimal” dan “Meningkatnya efektivitas pemeriksaan sarana Obat dan Makanan serta pelayanan publik di wilayah kerja Balai POM di Manokwari. Salah satu upaya untuk mewujudkan hal tersebut adalah dengan membuat sebuah inovasi dengan nama “SIMPLE 5.0” yang merupakan akronim dari Sistem Informasi Mengintegrasikan Program dan Layanan Edukasi Excellent, Evaluasi Efektif dan Efisien. Inovasi SIMPLE 5.0 ini digagas sebagai “rumah” untuk monitoring dan evaluasi semua inovasi yang ada dan telah dilaksanakan dalam penerapan Reformasi Birokrasi di lingkungan Balai POM di Manokwari. Selain itu inovasi ini juga dimanfaatkan untuk sistem kontrol penerapan Sistem Manajemen Terintegrasi. Bagi masyarakat luas, inovasi ini juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana KIE dengan mengakses informasi terkait obat dan makanan.
Dalam rangka menyempurnakan dan mendapatkan masukan tentang inovasi SIMPLE 5.0 yang dibangun di Balai POM di Manokwari, kegiatan Benchmarking yang diawali dengan diskusi dengan ketua-ketua tim dan pelaksana teknis di Ruang Pertemuan Pusdatin. Kegiatan dilanjutkan dengan mengunjungi Badan POM Command Center (BCC). Dengan dipandu oleh Kepala Pusdatin, Agustince serta tim dari Balai POM Manokwari diperkenalkan dengan fasilitas/dashboard yang bertujuan untuk menyediakan Informasi strategis terintegrasi di Badan POM, sehingga Pimpinan Badan POM dapat melakukan pemantauan terhadap seluruh proses bisnis Badan POM secara terpusat, terintegrasi, dan komprehensif di setiap waktu. Melalui inovasi ini, pimpinan diharapkan dapat memonitor program, layanan dan bisnis proses yang diterapkan di Balai POM Manokwari secara cepat, efektif dan efisien seperti layaknya Badan POM Command Center.
Dengan adanya kunjungan terhadap BCC ini, diharapkan inovasi SIMPLE 5.0 dapat dikembangkan dan disempurnakan sehingga tidak menutup kemungkinan dapat menjadi Balai POM Manokwari Command Center serta memberikan dampak positif yang lebih besar untuk masyarakat Papua Barat maupun instansi-instansi terkait.